Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2007

inspiring books

**posting 2 minggu lalu, tapi ga keposting2** just finished reading: 1. Bank Kaum Miskin by Muhammad Yunus, winner of 2006 Nobel of Peace. First purpose when I bought this book was for supporting my paper assignment , but lea rnt that it is more than just a theory of microcredit case in Bangladesh. It's about how we can choose our own path of life. Yunus choose to release himself from his daily theoretical work as an economy lecturer and decide to dive in the world of poverty that eventually exist around the academic institution but neglected. Interesting indeed, especially on the history part of poverty in Bangladesh where all this time I found history as a not-to-eyecatching topics. Hehehe... (I am weak in remembering years!) Another one is on the philosophy of Grameen Bank . I was amazed on how Yunus put so much trust in lending credits to the poor people without requiring any of their properties as insurance and a long period of repayment. "Poor people are much more crea...
-cousins- at my cousin's wedding ceremony (two weeks ago)

someday..

i want to have a picture like this... my Mba & family

kriuuuk...kriukkk

ada aja yg bisa membuat diriku ketawa di siang bolong... arif : Apa yang mempunyai kaki enam dan bisa terbang? Sita: arif lg nunggang kuda Sita : loh?? arif : huehue..kuda dari hongkong?? Sita: kaga tau kan lu arif : hehe..ini ada ilmu ekonominya dikit lo arif : ayo, menyerah?? Sita: menyerah ajah deh Sita: biar cepet arif : Tiga ekor burung! Sita: wah hebat arif : halaah Sita: :-D arif : lagi nih : Bola apa yang mirip kucing? Sita: aduh arip Sita: lu tu ye Sita: hmmmm Sita: bola kucing!! arif : hehe.. arif : bola emon donk arif : :-p arif : dah ah..kerja lagi Sita: :-)) Sita: nah itu baru lucu Sita: telor apa yg bisa ambil gelas? arif : Sita: ayo tau ga arif : telor dadar Sita: gm caranya tuh?? arif : wanda... arif : wah dah tau ya Sita: hehehe Sita: jawabannya.... Sita: telorong dong ambilin gelasnya arif : gubrakk!!! arif : : )) ---> ketawa terguling-guling Sita: udah Sita: btw arif : aq ada lagi nih Sita: back to work Sita: halah arif : Hewan apa yg bersaudara?? Sita: apaan?? a...

i'm in love...

with Backstreet Boys again! gara-gara tetangga rumah merangkap tetangga kantor punya jiwa nostalgia yang tinggi, gw jadi terbawa dari seneng bernostalgia menjadi amat sangat seneng bernostalgia. Apalagi sejak si tetangga ini membawa kaset BSB dua biji di mobil, jadi deh kita tiap pagi dari rumah ke kantor nyanyi bareng Brian , Nick , Howie D. , Kevin , dan A.J . Get Down, All I Have to Give, Drowning, I'll Go Anywhere for You, The Call , u name it...Setiap lagu sambil nyanyi sambil nginget video klipnya,,, duh SMP benerrrr... Kenapa dulu gw bisa tergila2 ama Howie? Howieeee,,,, don't marry me !!! hehehe....

paper oh paper

in the middle of dont know what to do with my economy paper... :-( it's an assignment for the mid exam of the indonesian economy class. what makes me devastated is i don't know what topic to raise , what paper format should we follow (every student has different type of format!! aarggh), how detail the writing should be . what we know? none. very minimum supervision... (loh? kaya di tempat kerja hehehe) i guess i just have to follow my intuition and nothing but my intuition, so help me God. ** hiks hiks mode on **

Nafsul Muthmainnah

Pertama lihat buku ini karena tertarik sama sampulnya (judge a book by its cover itu berlaku buat saya hehehe)... komposisi warna yang menarik dan juga yang jadi gadis sampulnya cantik (saya selalu tertarik ngeliat cara orang lain pake jilbab untuk dipelajari sendiri :-p ) Nafsul Muthmainnah , nafsu yang benar-benar terkendali. Di sini Anfika Noer berusaha menceritakan bagaimana dua insan muda yang saling jatuh cinta - dengan cara yang tidak pada umumnya di kalangan muda sekarang - berusaha untuk menjaga diri mereka dari permainan hati. Banyak bahasa-bahasa Arab yang baru saya kenal dimasukkan di novel religi ini. Dengan sedikit kutipan hadits di sana sini, memang, Anfika sangat berhati-hati dalam mengutarakan apa itu cinta tanpa melunturkan karakter sang tokoh yang masih muda dan hidup di zaman modern. Meski begitu, jujur, cara mereka jatuh dan menjalin cinta sebenarnya sangat terjaga. Lebih terjaga dibandingkan perilaku kaum awam sekarang, seperti saya. Padahal di novel itu, peri...

kemana ajah?

"sita kemana aja?" "kangen euy,,, ketemuan yuk ta?" "sakit yah ta,, jarang keliatan di kantor" "siapa nih, student baru yah,,, ga kenal" " nyarap yuk ta,,," Hehehe.. many attention from my dear friend and colleagues. Makasih yah... Ternyata terlalu banyak diam malah membuat diri kita lebih "bersuara" :-) * but I still want to be in a silent mode, at least for some more while *