I saw this on The Urban Mama and think it is a brilliant idea. It's almost midyear now but hey, why not try? :) Posted by Diar via the Urban Mama. Dulu, semenjak usia sekolah dasar sampai 1-2 tahun selepas lulus kuliah, saya rajin menuliskan secara panjang-lebar segala perasaan dan pengalaman saya sehari-hari di dalam buku harian ‘konvensional’. Entah kenapa, lama-kelamaan kebiasaan tersebut tak lagi terasa menarik untuk saya. Padahal, di sisi lain, saya ingin agar semua yang terjadi dalam hidup saya, terutama setelah menikah, bisa tetap terekam sehingga dapat terus dikenang di masa mendatang untuk saya sendiri maupun untuk keturunan saya kelak. Berpikir bahwa mungkin sebenarnya saya merasa terlalu overwhelmed dengan ‘tuntutan’ untuk menulis buku harian saya secara detail hampir setiap hari, saya pun memutar otak untuk mencari cara yang jauh lebih sederhana dan praktis dalam mendokumentasikan peristiwa-peristiwa penting dalam keseharian saya. Setelah mencari-cari, bertemulah saya...